|
email ini pernah beredar di di Gistex (oleh: Armelia) Sebuah Renungan Tidak selamanya yang kelihatan bagus luarnya bagus pula dalamnya... Tidak selamanya yang manis bahasanya manis pula lubuk hatinya.. Tidak pula selamanya begitu.. Biarlah adanya... Moral cerita ini adalah jangan cuma melihat dg mata, jangan cuma mendengar dg telinga, cepat putus asa, putus semangat, sebab ada saatnya setan aja nolong kita, setan kasihan, setan takut, pasti ada saatnya kita ketemu jalannya, ketemu jawabnya. 31-Oct-2007
|
|
Berikut ceritanya... Seorang laki2 di satu pagi fajar pergi ke mesjid untuk sholat subuh sementara banyak orang masih tidur nyenyak, di tengah jalan dia terjatuh sehingga pakaiannya menjadi kotor, kemudian dia pulang ke rumah untuk mengganti pakaiannya yang kotor tadi kemudian kembali pergi ke masjid, anehnya di tengah jalan di tempat yang sama dia terjatuh lagi, sekali lagi dia pulang untuk ganti pakainnya yang kotor. Untuk yang ke tiga kali pergi ke mesjid, di tengah jalan ke mesjid dia berjumpa dengan seseorang yang membawa lampu penerang membantu laki2 tsb agar tidak terjatuh di tempat yang sama, diantarnya laki2 tsb sampai ke mesjid dengan aman, setelah mengucapkan terimakasihnya kepada si pembawa lampu laki2 tsb mengajaknya untuk sholat bersama namun ditolak oleh si pembawa lampu penerang, berulang diajaknya untuk sholat bersama namun tetap saja jawabnya, menolak. Kemudian laki2 tsb bertanya kenapa dia tidak mau sholat bersama, dia jawab : Karena Aku adalah Setan jawabnya, si setan lalu cerita : Aku melihat kamu menuju mesjid dan akulah yang membuat kamu jatuh, ketika kamu pulang ke rumah untuk mengganti pakainmu maka Allah telah memaafkan seluruh kesalahanmu, kemudian aku juga yang membuat kamu terjatuh yang ke 2 kali, itupun tetap tidak merubah pikiranmu untuk tinggal dirumah saja dan tetap hendak pergi ke mesjid untuk sholat subuh, untuk itu Allah telah memaafkan kesalahan seluruh anggota keluargamu. Aku setan takut jika membuat kamu jatuh yang ke 3 dan tetap tidak bisa mengubah niatmu pergi ke mesjid, maka aku takut Allah akan menghapuskan kesalahan/kekurangan seluruh orang di desa ini, maka untuk yang ke 3 kali kamu pergi ke mesjid aku tolong kamu sampai ke mesjid dengan aman.
Esensinya kurang lebih sama jika Orang yang pergi ke mesjid diatas diganti dengan orang yang pergi ke gereja, ke pura, ke tempat peribadatan lainnya (opst,, maaf) maksudnya pergi mencari nafkah, pergi menolong orang, pergi menangani gangguan, pergi mengurus maslahat banyak orang dsb. bahwa bisa jadi untuk yang ke sekian kali setelah gagal, namun tetap gigih ternyata yang ke sekian kali akhirnya sukses, berhasil, aman, bahagia, lega dsb. Sukses setelah ditolong setan sebab setan takut. Setan itu bermacam-macam tingkatannya apalagi Makhluk paling perfect ciptaanNya "Manusia".. ya kan? |